Giri lusi, jalma tan kena kinira

July 15, 2014

“Bu, rumah saya dekat sini. Pulang sekolah nanti, saya ajak jalan-jalan ibu ya”

“Ibu mau ke pantai?”

“Bu. Nanti main lagi ya..”


Suara anak-anak itu masih terngiang di kepala meski sudah satu tahun berlalu. Saya masih ingat setiap malam sebelum tidur, setelah mempersiapkan data dan keperluan untuk pekerjaan saya esok hari, saya akan menyempatkan diri melihat kembali beberapa foto hari itu. Foto anak-anak dari sekolah yang berbeda. Foto anak-anak yang masih sangat lugu. Lantas berpikir, jika saya tak ditempatkan di kota ini dan tetap pada alur orang-orang kebanyakan. Akankah saya belajar banyak tentang manusia? Akankah saya belajar bahwa hati manusia tak bisa diduga?

Giri lusi, jalma tan kena kinira.