October 16, 2017

Adik perempuan saya menikah

Kami sedang di ruang tengah, saya sedang tidur-tiduran di lantai, bapak dan adik perempuan saya duduk bersila, sementara ibu duduk tak jauh dari kami. Adik laki-laki saya, sedang ada di kamarnya saat itu. Berawal dari obrolan santai sekitar beberapa bulan lalu, minggu kedua di bulan oktober 2017, adik perempuan saya resmi dipersunting laki-laki pilihannya. 

Yi (panggilan kami untuknya) adalah adik perempuan saya satu-satunya. Dalam banyak hal, ia begitu berbeda dibandingkan dengan saya, saya yang tak banyak bicara dan tak bisa memulai obrolan, ia bisa dengan mudah melakukannya. Saya yang cenderung tertutup, adik saya lebih terbuka, lebih banyak teman, dan lebih ekspresif bahkan ketika suasana hatinya terganggu. Ia juga yang lebih dekat dengan bapak, ibu dan juga adik laki-laki saya.

Lelaki yang dipilihnya adalah pelengkap dari segala kekurangan dan kelebihannya. Lelaki yang akan memimpin ia dalam menjalani bahtera rumah tangga. Adik perempuan saya kini telah tumbuh dewasa, menjadi istri, dan kelak menjadi ibu. But still, she's my lovely sister. Berbahagialah kalian, doa terbaik selalu mengiringi  



Kiri ke kanan : Bapak, Sepupu, Pengantin pria, saya di tengah, yi adik perempuan saya, sepupu, ibu.

3 Komentar:

Lintang Kinanti said...

Kok cuman 3 paragraf?
Kenapa nggak dipanjangin?

Ini kalo diolah lagi bisa jadi cerpen.
Gaya berceritanya asik. Aku suka.
Tapi pingin ini dipanjangin lagi

Ayu Setiyani said...

Aku belum bisa nulis panjang-panjang kak lintang.

Lintang Kinanti said...

Latihan terus. Entar lama-lama pasti bisa.