March 20, 2017

Hal-hal yang tak terlihat dari kaca luar jendela saat hujan

Saya akui saya lebih sering melihat hujan yang turun rapat dan membasahi kaca luar jendela dari dalam kamar dibandingkan dengan basah karena tetesnya yang jatuh tak berkesudahan. Saya lebih sering membiarkan hujan menggigil sendirian diantara lampu-lampu jalanan di luar dibandingkan dengan menemaninya yang mengemis pelukan.

Rumah tempat saya tinggal selama lebih dari
 20 tahun memiliki banyak jendela, di bagian depan, di samping kiri, juga di samping kanan. Hanya saja karena untuk menjaga privasi, jendela bagian samping kanan diganti dengan dinding semen sekitar 10 tahun silam.

Hal yang paling menyenangkan dari tinggal di rumah yang memiliki banyak jendela adalah kita bisa melihat hujan tanpa harus basah kuyup menggigil kedinginan sembari menyesap kopi panas dan melamun seolah menemukan kepingan-kepingan kenangan yang seringkali membawa pesan kegelisahan. 

Saya selalu ingin menyatakan ini, saya sering memperhatikan segala yang terlihat dari kaca luar jendela saat hujan, saat orang-orang berlari memayungi kepalanya dengan tangan.

Kamu mungkin tidak
 tahu bahwa banyak hal-hal yang tak terlihat dari kaca luar jendela saat hujan. Kamu hanya tahu hari itu hujan dan kamu tidak ingin basah karenanya. Seperti halnya kamu tidak ingin keluargamu menanggung luka dengan melihatmu demam.

Sampai suatu ketika hujan reda, kamu hanya bisa melihat bahwa segala jejak akan tetap basah, jika tidak menggenang di permukaan tanah, barangkali jejak itu menggenang di pelupuk mata.

0 Komentar: